
Staatslehre atau Ilmu Negara itu menyelidiki negara dalam pengertian yang konkrit, empiris, serta terikat oleh tempat dan waktu. Berdasarkan pengertian yang demikian itu, negara itu konkritnya, menurut pengalaman, menurut tempat dan waktunya terjadi di Italia pada masa 'Rinascimento' yang termasuk Zaman Modern. Dalam bahasa Italia, negara itu disebut 'Lo Stato'. Kita dapat mengetahuinya dari risalah karya Machiavelli, 'Il Principe' yang dikerjakan di San Casciano, Florentine.
Kabar baiknya, buku tersebut sudah lama sekali diterjemahkan ke bahasa Inggris di bawah judul 'The Prince'.
Kabar sedihnya, cetak ulang buku itu tersedia di toko buku sekarang ini dengan harga diatas seratus ribu rupiah ;)
Dilanjutkan ya...
Nah... Christine de Pizan (pengarang buku 'KOTA para Wanita') yang hidup di KOTA Piza - jauh sebelum Machiavelli dilahirkan - belum mengenal negara.
Ratusan tahun sebelumnya, Aquinas menulis 'Regimine Principum', yang ditujukan bagi penguasa KOTA Yerusalem [Darussalam].
Ratusan tahun sebelumnya, Madinah juga bukan negara [melainkan KOTA].
Ratusan tahun sebelumnya, Augustinus menulis buku 'KOTA Tuhan'.
Ratusan tahun sebelumnya, Polybius menulis 'Sejarah MegaPOLIS' [KOTAbesar].
Ratusan tahun sebelumnya, Aristoteles menulis 'Konstitusi KOTA-KOTA Athena'.
Ratusan tahun sebelumnya, ........terjadilah kota pertama.
Ratusan tahun sebelumnya, ........terjadilah masyarakat pertama.
Ratusan tahun sebelumnya, ........terjadilah komunitas pertama.
Ratusan tahun sebelumnya, ........ada keluarga pertama.
Ilmu Negara itu bukan ilmunya orang melamun, bukan ilmu abstrak yang tak terikat oleh tempat dan waktu.
Melalui metode historis kita dapat mencoba merekonstruksi masa lalu, namun bukan untuk masa lalu itu sendiri.
Udah dulu ahhh....
Salam keilmuan.