
Trias Politica telah menjadi perbincangan yang tak pernah usai dalam teori hukum dan negara. Baru-baru ini saya membaca buku yang penulisnya yakin bahwa teori itu sebetulnya adalah teori-teori sarjana Eropa yaitu Charles de Montesquieu dan John Locke, dan sebetulnya sudah lebih dahulu diungkapkan oleh Umar bin Khattab. Orang yang disebut terakhir itulah yang katanya orang pertama yang mengungkapkan TP di dunia ini.
Hasil penyelidikan saya terhadap koleksi-koleksi pustaka politik mengungkapkan hal yang berbeda. Aristoteles-lah yang sepantasnya dikatakan sebagai orang pertama yang menggagas Trias Politica [yaitu kuasa-kuasa deliberatif, elektif dan yudisial]. Seandainya saja dia membaca isi halaman 3 dst. pada risalah Politics Vol. II, karya sejarawan Jerman Heinrich Gotthard von Treitschke [1916, translated from the German by Blanche Dugdale & Torben de Bille].
Tetapi saya teringat semasa kuliah dulu, PAK PROF mengatakan: "bacalah buku aslinya, terjemahan terkadang menyesatkan...dst."
Secara gerak hati terlintaslah banyangan tentang bahasa orang-orang itu. Bahasa Perancis, Bahasa Jerman, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Yunani.
Sayang sekali, di Indonesia sulit sekali didapatkan buku-buku politik dan klasik dalam buku aslinya [bukan terjemahan] dan dalam bahasa aslinya yang beraneka itu.
Betulkah kita bisa memperolehnya dengan mudah?

